ANTIBIOTIK / ANTIBIOTIC HOW TO USE IT SAFELY

Kemajuan teknologi farmasi di bidang penemuan antibiotik sepertinya makin tak terbendung. Tentu saja hal ini juga dipicu oleh resistensi beberapa jenis virus dan bakteri terhadap antibiotik yang telah beredar sebelumnya.
Banyak blog sudah membahas bahayanya menggunakan antibiotik tanpa latar belakang pengetahuan medis. diantaranya di blogfuad, mengenai “BAHAYA ANTIBIOTIK”, juga di wikipedia, mengenai resistensi penggunaan antibiotik dan kontraindikasinya.
Malangnya, pengetahuan masyarakat tentang tata cara penggunaan antibiotik ini masih sangat rendah, sehingga beberapa dokter yang berjiwa “bisnis” sangat hobi meresepkan jenis-2 antibiotik baru yang lebih “cespleng” dalam membasmi virus maupun bakteri. Tapi hati-2, cara penggunaan yang salah akan tetap membawa pasien menuju resistensi.

Berikut sedikit saran apabila anda diberi resep antibiotik oleh dokter.

  • Tanyakan pada dokter, apa perlunya penggunaan antibiotik itu sehubungan dengan penyakit yang anda derita. Beberapa penyakit seperti DBD, tidak memerlukan antibiotik karena virusnya sangat resisten.
  • Setelah dokter menjelaskan, beri tahu apabila anda mempunyai reaksi alergi pada jenis antibiotik yang diresepkan. Mintalah tes alergi jika tidak yakin. Banyak kasus alergi gawat yang terjadi akibat pasien tidak di tes terlebih dulu, dan banyak kasus pasien harus menelan antihistamin/antialergi yang sebetulnya tidak perlu karena dia tidak alergi pada antibiotik yang diresepkan!
  • Apabila dokter anda kurang kooperatif dalam memberikan penjelasan, anda dapat berkonsultasi dengan apoteker. Apoteker juga memberikan konselling mengenai penggunaan obat termasuk antibiotika, seperti yang ditulis di Apotekerku’s blog berikut. Konsultasi dengan apoteker juga berguna untuk mendapatkan jenis obat maupun antibiotik setara/paten yang tentunya memiliki variasi harga dengan antibiotik yang telah diberi nama dagang/merk dagang.
  • Jika anda hanya menginginkan info tentang antibotik yang diresepkan, cari saja di wikipedia, yang memberikan daftar antibiotik dengan nama paten dan merk dagang, serta kegunaannya, atau di organisasi yang khusus menangani antibiotik.
  • Terakhir, ingatlah selalu bahwa dalam tubuh kita sendiri telah terjadi proses imunisasi secara alami. Penggunaan antibiotik yang keliru malah merusak keseimbangan imunitas tubuh dan akibatnya baru akan terasa dalam kurun waktu yang panjang!

2 responses to this post.

  1. posting gambarnya lucu juga…

  2. Posted by rumahherbalku on February 14, 2009 at 7:55 am

    trim’s atas pujiannya! jangan lupa comment-nya kalau ada kritik or saran. Dijamin nggak di-edit!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: