JALAN BARU JEMBATANI HERBAL DAN MEDIS

Jawa Pos tgl. 31 Januari 2009 pg. 31 mengupas sedikit mengenai obat tradisional yang kini mulai digunakan di bidang medis.

Salah seorang dokter yang mempelopori penggunaan tanaman herbal adalah dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD. Beliau bertugas di Poliklinik Obat Tradisional Indonesia di RSUD. Dr. Soetomo Surabaya.

Berikut ini tips dari apoteker herbal bagi anda yang hendak meracik sendiri tanaman herbal, baik untuk tujuan penyembuhan maupun untuk sekedar memelihara kesehatan.

  • sediaan tanaman obat yang berupa bunga atau batang harus direbus dahulu.
  • untuk jenis jamu seduhan, satu bungkus obat dimasak bersama 4 gelas air dengan api kecil hingga menjadi 3 gelas dikonsumsi untuk 1 hari.
  • gunakan panci yang tidak berbahan aluminium karena aluminium menghantarkan interaksi bahan satu dengan yang lain.
  • jika jamu berasa pahit, dapat dicampur dengan gula batu, madu (kecuali bagi pnderita diabetes), asam jawa, atau kayu manis.
  • konsumsilah obat tradisional sesuai dosis karena tetap ada kemungkinan terjadi efek samping akibat overdosis. (baca posting saya “HERBAL MEDICINES AND SIDE EFFECT“)

Jadi anda tak perlu takut dan ragu lagi jika ingin mengkonsumsi tanaman herbal. Secara medis, penggunaannya sudah diatur sedemikian rupa. Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter anda, agar terjalin sinergi yang baik antara pengobatan medis dan herbal. Bagaimanapun juga, kesehatan anda yang utama!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: