YANG MENGEJUTKAN TENTANG SUSU

Sudah lama saya dengar dan baca di beberapa buku mengenai kontradiksi pemberian susu sapi kepada orang dewasa, anak-anak maupun bayi. Setelah pemerintah mencanangkan penggunaan ASI ekslusif bagi bayi sampai dengan usia 6 tahun, saya tergerak untuk mengetahui lebih banyak tentang susu yang dulunya pernah sempat menjadi “PENYEMPURNAAN” piramida makanan sehat.

Plastic-baby-bottle

Proses pembuatan susu sapi menjadi susu kaleng tidak banyak diketahui orang. Tenggelam oleh promosi besar-besaran pengusaha di televisi, maupun media cetak lainnya. Apalagi dengan ditambahkannya beberapa zat essensial macam AA, DHA, Kolostrum, Kalsium tinggi, EPA, Omega 3, 4, 6, Probiotik, Prebiotik, FOS, pokoknya komplit – sehingga konsumenpun kebingungan memilih susu yang mana yang baik untuk si anak.

Dari buku “Fit for Life” oleh Harvey dan Marylin Diamond dituliskan, Ironisnya, orang-2 menkonsumsi produk-2 susu untuk mendapakan kalsium, sedangkan kalsium yang ada dalam sistem tubuh mereka, digunakan malahan untuk menetralisir kalsium dari produk-2 susu yang mereka konsumsi. Susu menyebabkan kondisi tubh menjadi asam, dan tubuh akan menggunakan kalsium dalam sistem untuk menetralisir keasaman tersebut, WAH!!! Bisa jadi minum susu terlalu banyak malah menimbulkan osteoporosis?

Susu sapi menimbulkan lebih dari 98% kasus intoleransi Laktosa. Pada masa balita, konsumsi susu sapi yang berlebihan menyebabkan hilangnya enzim laktase yang digunakan untuk memecah laktosa dalam susu.

dairy2

Dalam tulisannya mengenai “Miracle of Enzym”, Dr. Hiromi Shinya malah menuliskan banyak hal sehubungan dengan proses pembuatan susu sendiri. Homogenisasi pada pembuatan susu menyebabkan udara ikut tercampur di dalam proses dan mengubah komponen lemak dalam susu menjadi lemak yang teroksidasi. Maksudnya, proses tersebut menghasilkan radikal bebas yang justru membahayakan tubuh!

rantai DHA dan EPA

Begitu pula dengan proses Pasteurisasi. Enzim-2 dalam susu sapi yang sensitif terhadap panas akan hancur pada suhu 93,3oC sehingga tak ada lagi kandungan enzimnya!

Saya akan mencoba membahas masalah kandungan zat-2 additive / additive content pada susu sapi atau makanan berbahan dasar susu /dairy product – dan pengaruhnya terhadap kesehatan, pada posting berikutnya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: