THE DOCTOR PERSPECTIVE OF ALTERNATIVE MEDICATION

Setelah berulangkali mengulas mengenai perbedaan pengobatan alternatif dan konvensional, saya menemukan sekelumit pandangan dari seorang DOKTER mengenai topik yang sama, yang ditulis sebagai sebuah penelitian.

 

MENUJU PENGOBATAN ALTERNATIF YANG LEBIH RASIONAL

dr. xxxx yyyyyy

(nama sengaja tidak ditulis untuk mencegah konfrontasi)

 PENDAHULUAN  

 

 Pengobatan alternatif merupakan bentuk pelayanan pengobatan yang menggunakan cara, alat atau bahan yang tidak termasuk dalam standar pengobatan kedokteran modern (pelayanan kedokteran standar) dan dipergunakan sebagai alternatif atau pelengkap pengobatan kedokteran modern tersebut. Manfaat atau khasiat serta mekanisme dari pengobatan alternatif biasanya masih dalam taraf diperdebatkan.
Beberapa hal yang dapat memberikan kesimpulan yang salah dari satu bahan/alat yang sebenarnya tidak mempunyai efek namun seolah-olah memberikan efek penyembuhan adalah sebagai berikut:

  • Beberapa penyakit secara alami dalam kondisi tubuh yang baik dapat sembuh sendiri meskipun tanpa pemberian obat-obatan. Sehingga untuk menyimpulkan suatu terapi memang bekerja harus didukung oleh data-data persentase pasien yang berhasil diobati lebih banyak dibandingkan dengan tanpa intervensi terapi.
  • Beberapa penyakit mempunyai siklus tertentu. Sebagai contoh arthritis, multiple sklerosis, asma, alergi, migraine, dan lain-lain yang tidak mengejutkan pula sang pasien datang pada saat memang penyakitnya sedang pada siklus perbaikan.
  • Efek placebo. Banyak dari pengobat alternatif membuat kesan setiap penyakit dapat disembuhkan sehingga memberikan efek psikologis bagi pasiennya. Sebagai contoh adalah penanganan nyeri kronik pada pasien seringkali nyerinya berkurang dengan pendekatan psikologis tanpa menyentuh faktor patologi yang mendasari nyeri terjadinya tersebut.
  • Remisi spontan. Mengenai efek remisi spontan ini masih belum dapat dipahami benar mekanismenya. Seperti pernah dilaporkan seorang onkologis adanya 12 kasus remisi spontan penyakit dari 6000 kasus yang ditanganinya. Sehingga bila seorang pengobat alternatif menyembuhkan satu penyakit yang sulit untuk disembuhkan sebaiknya pula mencantumkan berapa persentase kesembuhan dari jenis penyakit yang sama yang pernah ditanganinya.
  • Psikosomatis. Banyak pasien dengan gejala ini datang berobat ke dokter dikatakan tidak ada penyakit namun akhirnya dia datang ke pengobat alternatif dan dikatakan memang benar menderita penyakit dan jika pada akhirnya “ kesembuhan “terjadi pasien pun makin yakin ia memang menderita penyakit.
  • Praktisi pengobatan seringkali pula mempunyai sifat antusias dan kepribadian yang karismatik yang juga mempengaruhi dari sisi psikologis pasien.

“Komentar: saya kira apa yang menjadi persepsi beliau mengenai hal di atas juga pernah saya bahas di posting saya mengenai pengobatan alternatif ’jenis lain’. Seharusnya dokterpun mengetahui pada saat menghadapi seorang pasien, apakah pasien tersebut juga mengalami hal-2 di atas? Dan apakah dokter juga memberikan diagnosa yang ’jujur’ akan kondisi pasien yang sebenarnya? Bukankah kebiasaan seorang dokter, tidak menganalisa lebih dalam mengenai keluhan pasien, namun dengan segera memberikan ’judgement’ atas ’symptom’ atau gejala-2 yang terlihat di luarnya saja?

surgeons-looking-at-patient1

Selain daripada itu adanya stereotypes yang ada di masyarakat sehingga menimbulkan hal yang kontraproduktif dalam pelayanan kesehatan seperti:

  • Masyarakat menganggap bahwa pengobatan tradisional bersifat holistik sedangkan pengobatan modern hanya melihat penyakit saja.
  • Pengobat tradisional biasanya yang dituakan, sangat dihormati, dan karena itu memegang peranan penting pada pelayanan kesehatan primer.
  • Adanya budaya dalam masyarakat yang masih membuat dikotomi penyakit ke dalam dua jenis yaitu : penyakit-penyakit yang dapat disembuhkan oleh dokter dengan cepat dan Penyakit-penyakit ‘ tradisional’ yang tidak dapat disembuhkan oleh dokter.
  • Dokter sendiri kurang memahami mengenai pengobatan tradisional sehingga adanya kesulitan untuk mendiskusikan dengan pasien yang membutuhkan informasi yang sebenarnya.

Dari data diketahui bahwa sebagian obat tradisional Indonesia belum dikaji secara ilmiah khasiatnya. Pengetahuan tentang khasiat obat lebih banyak didasarkan pada pengalaman secara empiris yang diperoleh secara turun menurun sehingga untuk menentukan efektifitas obat tradisional masih menjadi tanda tanya besar. Dalam penggunaan obat tradisional ini seringkali pula yang dilaporkan hanya keberhasilannya saja sedangkan efek samping dan ketidakberhasilan obat enggan untuk disampaikan.

“Komentar: masyarakat lebih banyak yang menganggap pengobatan alternatif sebagai salah satu penyelesaian masalah selain melakukan pengobatan medis/konvensional. Hanya sedikit masyarakat yang mengerti dan memahami bahwa pengobatan alternatif bersifat holistik. Masyarakat juga memandang dokter senior sebagai pengobat yang bisa dipercaya, namun biasanya semakin senior dan profesional seorang dokter, semakin sedikit waktu yang dimiliki untuk berkonsultasi. Dokter pun sekarang perlu membentangkan pengetahuan dengan mempelajari pengobatan alternatif sebagai sarana pendukung bagi terlaksananya proses pengobatan dan penyembuhan yang lebih berorientasi kepada pasien. Mengenai efek samping maupun kegagalan dalam pengobatan tradisional, sama saja dengan yang terjadi pada pengobatan medis; hampir tidak ada data. Seringkali kasus malpraktek berhenti di tempat, begitu pula kasus kesalahan pemberian obat oleh dokter.

EFEK SAMPING TANAMAN OBAT 

Efek samping obat ada dua macam tergantung dosis atau tidak tergantung dosis ( reaksi alergi/idiosinkrasi). Minimnya data penelitian tanaman obat sebelum dipakai oleh masyarakat memungkinkan penggunaannya terjadi kelebihan dosis yang menimbulkan efek samping ataupun pada beberapa individu yang hipersensitif mengakibatkan reaksi alergi.
Jadi penggunaan tanaman obat tidak selamanya aman. Pada beberapa kasus dapat menimbulkan efek samping. Memang beberapa tanaman obat telah terbukti secara empiris dengan perjalanan waktu yang lama untuk mengobati berbagai macam penyakit Namun sebaiknya sama seperti obat lain alangkah baiknya dilakukan penelitian yang lebih mendetil mengenai efek samping tanaman obat ini. Sebaiknya pula berhati-hati penggunaan tanaman obat dalam dosis yang besar maupun penggunaan yang terus menerus tanpa pemantauan efek sampingnya. Publikasi dan promosi mengenai kemanjuran tanaman obat sebaiknya pula disertai dengan efek sampingnya sehingga masyarakat bisa menimbang –nimbang untung rugi dari tanaman obat yang dikonsumsinya.

 “Komentar: informasi mengenai obatpun seringkali tidak diberikan secara jelas oleh dokter. Tata cara pemberian dan dosisnya tidak memenuhi standar informasi farmakologi dan kadang-2 juga terjadi kesalahan persepsi oleh apoteker akibat tulisan dalam resep yang seringkali tak terbaca. Belum lagi pengaruh bisnis besar farmasi yang sering melatarbelakangi keputusan dokter dalam penentuan jenis obat yang diberikan.

PERANAN DOKTER DALAM MENYIKAPI PENGOBATAN ALTERNATIF

StethoscopeandleavesCAMEO

Seorang dokter pada hakekatnya memiliki berbagai fungsi diantaranya adalah fungsi sebagai pendidik, penyuluh kesehatan, pemberi pengobatan dan manajemen sarana pelayanan kesehatan formal.

Peranan dokter dalam hal pengobatan alternatif ini antara lain:

 NHSREX1203_468x325

 

  • Dokter harus membimbing pasien dalam membuat informasi pilihan tentang perawatan kesehatan dan harus pula menerima untuk berdiskusi dengan pasien yang meminta informasi mengenai pengobatan alternatif . Dokter harus sensitif pada kekuatiran pasien terhadap penyakit-penyakit yang sukar disembuhkan maupun penyakit kronis seperti kanker, nyeri kronik, dan penyakit saraf degeneratif.
  • Semakin banyak beredarnya suplemen-suplemen makanan yang dikatakan alami dan tidak ada efek samping, tanpa petunjuk dan manfaat yang jelas seringkali juga merugikan masyarakat. Dalam hal ini dokter berperan untuk mengkomunikasikan masalah ini pada masyarakat dengan cara yang efektif dan dinamik tentang masalah tidak jelasnya maupun adanya kemungkinan efek samping dari bahan-bahan yang dikatakan alami ini.
  • Perlu adanya riset-riset ilmiah tentang pengobatan alternatif ini yang menjadi dasar untuk mengevaluasi keamanan dan penggunaan yang lebih rasional. Banyak data awal dari tanaman obat yang berperan dalam penyembuhan penyakit yang cukup menjanjikan.
  • Itulah sedikit mengenai pengobatan alternatif dari kacamata seorang dokter. Bagaimanapun juga masyarakat berhak mengetahui hal-hal yang berhubungan dengan hak mereka atas kesehatan. Entah informasi itu mereka dapatkan dari seorang dokter maupun seorang pengobat alternatif. Yang penting adalah, bahwa hak masyarakat ini harus selalu dipenuhi secara jujur dan kompeten, tanpa ada embel-embel lain, apalagi kepentingan-kepentingan bisnis. Seperti yang dituliskan oleh Dr. Tan Shot Yen : mengubah paradigma mengobati menjadi menyembuhkan; inilah yang seharusnya ditanamkan oleh dokter dan pengobat pada pasien. Memotivasi pasien untuk menemukan kesembuhannya sendiri adalah penting. Lebih penting daripada sekedar perdebatan, PILIH MEDIS ATAU ALTERNATIF YA?

     

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: