FLU BABI – APA LAGI?

Flu burung rupanya belum cukup… sekarang muncul flu babi yang kabarnya tak kalah ganasnya! Lalu setelah itu apa lagi??? Sebenarnya apa yang sedang terjadi, sih? kenapa manusia bisa terjangkiti oleh penyakit binatang??? Apakah sekarang kita tidak cukup hanya berkunjung ke dokter manusia, namun juga ke perlu ke dokter hewan???

Swine Flu alias Flu babi tiba-tiba saja menjadi virus yang mematikan! Padahal kalau aslinya H1N1 di Indonesia juga sudah “beredar” dan tidak menyebabkan kengerian. Lalu H1N1 yang ini kenapa???

Tentunya kita pernah dengar yang namanya “genetic change”. Genetic change pada pelajaran Biologi SMA didefinisikan dengan perubahan yang terjadi pada susunan genetika suatu makhluk hidup yang melibatkan faktor-2 DNA dan RNA sel (mutasi genetik) yang mengakibatkan makhluk hidup tersebut memiliki susunan genetik yang berbeda. Bisa menjadi sederhana, atau malah menjadi lebih kompleks.

Mutasi genetik yang terjadi pada virus H1N1 disebut sebagai “antigenic shift” dan berlangsung seperti pada bagan di bawah ini.

antigenic shift-kecil

Ciri-2 orang yang terjangkit virus flu babi ini tak jauh berbeda dengan gejala flu lainnya. Namun pemberitaan mengenai flu babi ini juga tak perlu membuat kita kemudian resah dan menjadi paranoid pada setiap gejala flu yang timbul. Mengingat jumlah peternakan babi di negara kita tidak sebanyak peternakan unggas, dan lokasinya juga lebih terisolir, maka penyebaran yang terjadi bIsa diminimalisir.

Symptoms_of_swine_flu

Yang perlu mendapatkan perhatian sebenarnya adalah bagaimana menjaga sistem kekebalan tubuh kita :idea:. Saya sudah pernah membahas tentang virus influensa yang seolah-2 sudah merupakan penyakit “sehari-hari”. Tata cara penanganan influenza yang salah juga berakibat FATAL :evil: bagi tubuh kita sendiri. Kebiasaan minum obat bebas tiap kali dilanda flu, memaksa tubuh tetap bekerja keras saat sakit, pola makan yang tidak menunjang kebutuhan nutrisi yang tentunya membutuhkan porsi lebih besar ketika sakit, membuat tubuh mengadaptasi kerusakan demi kerusakan yang kita ciptakan sendiri!

Treatment yang salah – hanya mengobati GEJALA, bukan PENYAKIT nya, cenderung memperkosa sistem imunisasi, merancukan sistem pertahanan tubuh, endingnya: merusak keseluruhan sistem keseimbangan dan mencetuskan penyakit baru diantaranya autoimmune disorder (mengenai penyakit yang termasuk dalam kategori ini akan dibahas kemudian). Penanganan medis, terutama untuk kasus-2 urgensi yang memerlukan kecepatan dan ketepatan waktu, akan sangat membantu pada awal pengobatan. Setelah itu, apabila gejala telah menghilang, pengobatan harus diteruskan hingga tuntas. Dapat berupa perubahan gaya hidup, pengawasan pola makan, sehingga pengobatan berangsur-angsur menuju ke penyembuhan dan penyeimbangan. Ini tak hanya berlaku pada penyakit flu saja, tetapi pada semua penyakit yang pernah kita alami.

Dengan demikian tak ada lagi sakit flu yang berlarut-larut, sembuh, sakit lagi, sembuh lagi, sakit lagi. Keadaan yang demikian bisa saja merubah virus flu menjadi jenis atau “strain” baru akibat campurtangan pemakaian obat yang salah, apalagi kalau sudah terjadi “antigenic shift” seperti pada virus flu burung atau flu babi!

Terlepas dari pandemi yang sedang berlangsung di sebagian tempat di dunia, ada sebuah artikel dari dr.mercola yang layak disimak. Seperti yang sudah-2 selalu ada kecurigaan mengenai bisnis besar di bidang kedokteran yang ditengarai sedang berlangsung di belakang semua kejadian ini. Percaya atau tidak, terserah anda. Tapi untuk saat ini anda harus percaya pada kemampuan tubuh anda dalam menyembuhkan segala penyakit yang tak diundang. Tinggal niat baik anda – membantu prosesnya, atau mengabaikannya! :-P

2 responses to this post.

  1. Posted by lusi on May 4, 2009 at 12:50 pm

    trus apa dunk gejala2awal flu babi yang identik shg bisa dibedakan dgn flu biasa,selain mematikan pada akhirnya

  2. Posted by rumahherbalku on May 4, 2009 at 11:13 pm

    Mengenai gejala-2 awal/symptom bisa dibaca lebih jelas di link saya ke wikipedia, atau juga ke website WHO. Itu untuk penjelasan yang jauh lebih akurat daripada sekedar menduga-duga.
    Terimakasih!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: