TALKING ABOUT : MALNUTRITION

malnutrition   Gizi buruk – atau istilah kerennya

M A L N U T R I T I O N tidak cuma menjangkiti anak-anak di daerah tertinggal saja, lho! Jangan salah!!! Saat ini, kondisi gizi buruk juga dialami sebagian besar umat perkotaan terutama yang dilanda kesibukan sampai-sampai… kegiatan menjaga pola makan ratingnya makin merosot dari rutinitas keseharian.

Sudah banyak kasus gizi buruk melanda Indonesia, terutama di daerah-2 tertinggal, daerah pedesaan miskin yang rawan kelaparan, dan masyarakatnya masih minim pengetahuan akan pentingnya nutrisi. Kadangkala jengkel juga melihat di televisi, beberapa ibu dari pasien gizi buruk bukan merupakan golongan masyarakat yang kekurangan dalam hal materi, namun mereka miskin pengetahuan akan pentingnya nutrisi terutama bagi tumbuh kembang anak! :evil:

Pergeseran budaya dan gaya hidup juga menyumbangkan faktor terbesar bagi masalah gizi buruk. Tengok saja jajanan di sekolah made in jaman reformasi. Berapa macam zat additive yang ditambahkan guna menarik minat anak-anak tak berdosa, dan akhirnya zat-2 tersebut – yang sebagian besar bersifat karsinogenik, menumpuk sedikit demi sedikit dalam takaran yang pas untuk membangkitkan kanker di usia dini! Tak ada nutrisi sama sekali pada jajanan anak sekarang… Jika harus menyiapkan sendiri, mana sempaaaaat… keburu telaaaat…:roll:

Gizi buruk bukan sumbangan sehari-dua hari masa inkubasi. Gizi buruk merupakan akumulasi kekurangan nutrisi yang berakibat sangat fatal bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Tak usahlah dulu bicara mengenai anak-anak dari orangtua tak mampu. Terlampau banyak faktor yang harus diangkat untuk membasmi gizi buruk mereka. Perlu tim gabungan khusus mulai dari departemen kesehatan, pertanian, sosial, tenaga kerja, dan sebagainya – dan sebagainya (karena itu tak pernah masalahnya tuntas saking banyaknya rantai koordinasi! :???:) Sekarang kita tengok dulu sekeliling. Otomatis lingkungan yang ini rada mampu karena kalau tidak, anda tidak mungkin sedang membaca posting saya di blog ini melainkan duduk garuk-2 kepala di dapur kosong sambil berpikir, “makan apa nanti malam?“!

Dalam sehari, pernahkah anda menyadari, berapa banyak PORSI  anda makan makanan siap saji? (dalam hal ini termasuk juga pisang goreng buatan abang di pinggir jalan itu, loh!!) Berapa banyak air jernih yang sudah anda minum? (tidak termasuk susu rendah lemak, maupun teh dan juice apapun! Hanya air tidak berwarna!) Apakah anda sempat makan buah hari ini? Atau lebih parah lagi, apa anda sempat sarapan? makan siang? makan malam? Bersyukurlah anda karena kondisi keluarga anda tidak membuat anda mengalami gizi buruk di waktu kecil, namun bertobatlah anda, karena sudah menciptakan kondisi gizi buruk itu sendiri, entah sejak kapan!

Gizi buruk pada masyarakat urban tak ubahnya seperti gizi buruk di daerah miskin. Kalau di daerah rawan pangan, perut menggembung karena busung lapar, di kota-2 besar, perut membesar kelebihan lemak. Berakhirnya juga sama… kalo yang miskin di bangsal rumah sakit, yang kaya di ruang VVIP. Sama-sama lemas, sama-sama tak kuat bernapas. Yang satu karena tak punya energi, yang lainnya karena pembesaran jantung alias Cardio Megalii, sampai paru-parunya kebanjiran cairan, dan ginjalnya harus dicuci darah!

cute_baby_faceYah, ini hanya sekedar ilustrasi untuk menyadarkan anda. Sudah saatnya perilaku diubah, gaya hidup dibenahi. Gizi buruk di manapun harus diperangi. Yang tak berduit, butuh waktu lama untuk recovery. Yang berduit, butuh waktu pula untuk adaptasi. Tapi jangan pernah putus asa!

Ingat selalu… Memperbaiki malnutrisi = mencegah kanker dan penyakit degeneratif lainnya, sejak dini!!! :mgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: