KE DOKTER GIGI SEBELUM TERLAMBAT

tooth0612cerc_02_400Coba buka kembali posting saya mengenai bagaimana cara memotivasi bayi makan. Rasanya apa yang saya tulis di situ belum lengkap. Saya hanya memberi tips, tanpa membahas lebih lanjut mengenai “peralatan” makan si bayi.

Proses pencernaan, pintu masuknya – seperti yang ditulis di buku-2 pelajaran dari mulai sekolah dasar – adalah mulut dan “perangkat” nya. Setelah makanan masuk ke mulut, proses pencernaan dilakukan secara mekanis (dengan bantuan gigi geligi dan gusi serta lidah) dan secara kimia (dengan bantuan enzim) Karena itulah, mulut merupakan ujung tombak yang mengantarkan makanan agar dapat dicerna dengan baik serta memberikan manfaat bagi tubuh. Mulut dan “peralatan” di dalamnya harus senantiasa kita jaga agar berfungsi dengan baik.   

Pigeon_G19062_kecilSehubungan dengan itu semua, pemeliharaan mulut dan “peralatan”nya itu harus dimulai sejak bayi bisa memasukkan makanan ke mulutnya! Caranya sederhana saja, berikan bayi alat untuk digigit-2 yang bentuknya menyerupai sikat gigi seperti misalnya pada gambar di bawah ini. Tiap kali mandi, biarkan dia membawa benda tersebut bersamanya. Kalau mau, tambahkan sedikit pasta gigi khusus bayi (biasanya untuk bayi berumur 6 bulan ke atas) yang tidak mengandung mint – sebagai stimulusnya. Penggunaan alat tersebut juga bisa menstimulus gusi dan mencukupi kebutuhan oral si bayi.

 

toothDevelopment

 

Menginjak masa batita (toddler) dimana susunan gigi geligi sudah makin banyak, asupan makanan juga makin bervariasi, kenalkan dia pada sikat gigi anak. Cari bulu sikat yang lembut, dan bentuk gagang yang mudah dipegang. Boleh beri dia pasta gigi anak, atau gunakan pasta gigi bayi. Yang terpenting adalah bagaimana mengajari menyikat gigi yang benar, dan berkumur yang tepat! Eating Pie

Kujungan pertama ke dokter gigi juga perlu dilakukan pada usia ini. Jika di dekat rumah ada dokter gigi khusus anak (pediatric dentist) akan lebih baik lagi daripada pergi ke dokter gigi umum, sebab ruang praktek dokter gigi anak biasanya didisain sedemikian rupa agar anak dengan suka cita mau naik ke kursi periksa! Jangan terlambat mengenalkan dokter gigi dan sikat gigi pada anak. Jangan pula menakut-nakuti agar anak tidak trauma.

Biarkan dokter gigi mengkomunikasikan segala hal yang perlu diketahui anak, langsung kepadanya. Jangan melalui anda! Bangunlah kepercayaan antara anak dan dokter giginya, agar jika suatu saat diperlukan “tindakan” yang agak menakutkan, seperti misalnya di bor, di tambal, atau bahkan di cabut, anak akan merasa aman. Dokter gigi anak yang baik akan senantiasa memberikan pengetahuan mengenai kesehatan mulut (bukan gigi saja, lho!) pada anak anda, menggunakan bahasa pendekatan yang sederhana dan bantuan alat peraga. Anak juga akan diajarkan cara mengunyah yang baik, ritual sikat gigi yang benar, dan bagaimana menjaga kebersihan mulut. Kesehatan mulut merupakan modal utama bagi kesehatan tubuh seutuhnya. Keterlambatan dalam menjaga kesehatan mulut mengakibatkan banyak hal kecil menjadi besar di kemudian hari, temasuk di ongkos!

dental-hygienist-instructing-child

Nah… apakah anda sudah siap meng”investasikan” gigi anak anda untuk masa depannya???

Berikut ini beberapa dokter gigi anak yang saya kenal (praktek di Surabaya), namun tidak menutup kemungkinan untuk menangani gigi orang dewasa.

  • drg. Lely Indriasari – Telp. no 0812358439 atau 031-8412240
  • drg. Sherly Eriza – Telp. no 081332397199 atau 031-60405899

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: