KELOID PROBLEM; SUSAH-SUSAH GAMPANG

Sejak saya menulis di Blog ini, pertanyaan terbanyak mengenai penyakit kulit – kalau bisa disebut begitu – adalah soal KELOID. Sebetulnya saya ingin meng-upload beberapa gambarnya tapi saya urungkan karena tentu saja orang yang menderita keloid tidak ingin gambar-gambar penyakitnya dipandangi berulang-ulang hanya karena ingin membaca posting saya!

keloids

Menghadapi keloid sedikit problematik. Masalahnya, kebanyakan keloid tidak menimbulkan rasa apa-apa, hanya saja jika letaknya di bagian tubuh yang terlihat, jadinya ya bikin minder. Serba salah karena beberapa orang sudah mencoba operasi pengangkatan sampai laser, eh-hilang satu tumbuh sebelahnya! Apa sih yang terjadi sebenarnya?

Keloid – di wikipedia penjelasannya sangat jelas. Intinya, Keloid dan Hypertrophic scar (HSc) atau luka hipertropik terjadi karena kelebihan deposit kolagen pada dermis di tempat terjadinya luka. Beberapa keloid diikuti rasa gatal, namun kebanyakan tidak berasa apa-apa. Dalam wikipedia juga disebutkan, treatment keloid tidak bisa 100% sukses dan efektif, terutama sekali apabila dilakukan dengan metode invasiv seperti operasi pengangkatan – salah-salah bisa memperluas keloid!

img9Sekarang coba kita membahas dari sisi self healing yang dimiliki oleh tubuh. Semua kelainan jaringan maupun organ tubuh mestinya diakibatkan oleh adanya ketidakseimbangan homeostatis. Dimana seharusnya, jika terjadi luka sayatan, baik yang tidak disengaja maupun yang disengaja (karena operasi misalnya), maka sistem kekebalan tubuh dan sistem regenerasi menjalankan tugas dengan baik, tetapi karena ketidakseimbangan homeostasis ini maka salah satu tugas tadi tidak berjalan dengan baik. Sampai disini mudah-mudahan mengena dan jelas. Kalau ingin penjelasan yang lebih detail dengan bahasa medis, silakan klik link ini.

img12

img6Saya pribadi belum pernah secara SENGAJA membantu mengatasi masalah keloid ini. Kejadian waktu itu sebenarnya merupakan “EFEK SAMPING” yang ditimbulkan oleh rutinitas seorang pasien yang mengkonsumsi Mahkota Dewa (Phalleria Macrocarpa). Semula dia mengkonsumsi teh Mahkota Dewa karena kakinya bengkak. Setelah rutin dikonsumsi sekitar 3 BULAN berturut-turut dua kali sehari, tanpa sengaja, dia “menemukan” keloid yang dideritanya bertahun-tahun yang lalu akibat jahitan pasca operasi di lengan (karena kecelakaan) menghilang dengan sendirinya!

Dengan suka cita, dia menceritakan pengalamannya kepada saya dan menunjukkan beberapa lokasi lain yang tadinya juga ada keloidnya selain yang di lengan, namun sekarang sudah menghilang menjadi garis tipis saja. Lalu kami berkesimpulan, Mahkota Dewa – yang selalu kami anjurkan karena berkhasiat membantu menstabilkan keseimbangan homeostatis maupun sistem metabolisme, jika dikonsumsi secara rutin, bisa menghilangkan keloid! Bukan karena senyawa khusus dalam kandungannya – melainkan karena sifatnya sebagai penyeimbang tadi.

img8Beberapa pasien kami yang juga mengkonsumsi Mahkota Dewa, setelah kami cek juga mengalami hal yang sama. Sebagian ada yang kami sarankan menggunakan salep Mimba (Azadirachta Indica) sebagai obat luar, karena keloidnya gatal. Untuk mempercepat penampakan hasilnya, kami juga menyarankan mengkonsumsi Mahkota Dewa bagian cangkangnya yang kandungan alkanoid dan flavonoidnya lebih tinggi. Namun sekali lagi – tidak semua KELOID bisa disembuhkan 100%. Tetap saja diperlukan bantuan diagnosa medis untuk jenis-2 keloid tertentu karena secara biologis, keloid digolongkan pada fibrotic tumor. Apalagi jika keloid tersebut menimbulkan rasa gatal atau perih, dan lokasinya berada di sekitar persendian sehingga menyusahkan gerak.

Nah, dari wacana di atas, tak ada salahnya mencoba terapi teh Mahkota Dewa. Selain murah, juga bisa membantu memperbaiki sistem metabolisme dan menstabilkan homeostasis. Kalau yang satu ini, saya pun melakukannya!

3 responses to this post.

  1. It’s an interesting discussion – and I agree with you

  2. Posted by wawa on January 29, 2010 at 10:53 pm

    saya ingin tanyakan untuk kolesterol dan trigiside rempah apa untuk mengobatinya terimakasih

  3. Posted by rumahherbalku on March 18, 2010 at 3:38 pm

    Untuk menurunkan kolesterol jahat dan trigliserid, bisa menggunakan JATI BELANDA dan KEMUNING. Diimbangi tentunya dengan pola makan yang bebas lemak, perbanyak sayur dan buah. Serta jangan lupa badannya digerak-gerakkan sedikit. Bisa jalan-2 pagi keliling lapangan, atau mengantar anak ke sekolah naik sepeda (asal sekolahnya ngga jauh-jauh lho…) yang penting, keringat jangan disimpan… ^_^, oksigen dihirup sebanyak-banyaknya – mumpung masih gratis!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: