TUMINI DAN TERAPI HERBAL

Tumini, seorang warga desa Pulung, Ponorogo hampir kehilangan seluruh wajahnya akibat kanker kulit – menurut diagnosa dokter. Kasus yang diderita wanita tegar itu buat saya merupakan salah satu potret terabaikannya wong cilik oleh dunia kesehatan kita. Semestinya, Tumini dan orang-orang senasib dengannya mendapat perhatian sehingga tak sampai menderita seperti sekarang.

tuminiSuami Tumini bercerita bahwa gejala awal penyakit istrinya bermula dari sebuah “jerawat“. Mungkin saja jerawat itu merupakan awal mula kanker kulit yakni actinic/solar keratosis. Buat orang kecil, jerawat itu tentu saja juga dianggap masalah kecil, sehingga diabaikan. Pada saat makin membesar dan bermasalah, maka pikiran mereka terantuk pada biaya! Accountant

Seperti yang sudah-sudah, penjelasan mengenai KANKER sangat memusingkan pasien. Mengapa saya kok kena kanker, mengapa situ kok enggak? Nah? Jadi menjelaskan kanker memerlukan pengertian yang sangat individual. Setiap orang berbeda satu sama lain penganganannya – very specific treatment and explanation. Ingat posting saya bahwa kanker – menurut saya, dan menurut beberapa pengobat berpaham holistik – adalah sebuah penyakit gaya hidup!

Apakah itu termasuk kanker kulit seperti yang diderita Tumini? Ya pasti! Gaya hidup merupakan faktor utama PEMICU terjadinya mutasi genetik pada sel, yang menyebabkan terjadinya kanker. Jika itu merupakan kanker kulit, entah termasuk melanoma, basal cell carcinoma, maupun squamous cell carcinoma seperti yang diderita Tumini, pastilah ada hubungannya dengan gaya hidup. SmokingKalau menyerang kulit, pasti juga ada hubungannya dengan kosmetika, paparan sinar UV, kebersihan, dan sebagainya.

medication_600Sekarang topiknya bergeser pada “treatment” pasien kanker. Seperti sudah di tulis di atas, sebetulnya penyembuhan kanker itu tak hanya bergantung pada dunia medis yang lantas dikonotasikan dengan besaran BIAYA. Untuk kasus kanker kulit yang pertumbuhannya lebih lambat dibandingkan kanker jaringan dalam, dan biasanya tidak mengakibatkan kematian, terapi herbal merupakan salah satu penyembuh alternatif yang bisa dipertimbangkan. Sayangnya, banyak dokter tidak menyarankan jenis terapi ini, padahal, kalau ditilik dari desa tempat Tumini tinggal, ada banyak sekali jenis tanaman herbal yang bisa membantu kesembuhannya, jauh-jauh hari sebelum keadaan memburuk seperti sekarang!

Ada beberapa hal yang bisa kita petik sebagai hikmah dari pengalaman Tumini.

  • Jangan menyepelekan PERUBAHAN yang dirasa aneh pada tubuh anda.
  • Jangan selalu mengkonotasikan penyembuhan kanker dengan BIAYA yang selangit.
  • Bersikaplah POSITIF seperti Tumini, dimana sikap positif menyumbangkan kesembuhan lebih dari obat apapun.
  • Selalu cari dan cari INFORMASI mengenai pengobatan alternatif. Pelajari dengan seksama, diskusikan dengan orang yang perduli pada anda, sebelum mengabil keputusan.
  • Yang terpenting, tetap semangat, berdoa pada Tuhan, dan sayangi tubuh anda, hargai kesehatan sebagai anugerah yang diberikan oleh-NYA. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: