Posts Tagged ‘tan shot yen’

TASTEFUL RAWFOOD

Slogan “back to rawfood” kadang-kadang membuat kita mengernyitkan dahi sejenak. Raw food? bukannya selama ini yang sering kita dengar adalah RAW MATERIAL???

Apa sih sebenarnya yang disebut rawfood itu?

Terjemahan bebasnya adalah “makanan mentah”. Hiiiii…. Apa lantas kita disuruh makan makanan mentah-mentah? Kalau bukan, lalu makanan mentah yang bagaimana?

Continue reading

Advertisements

MEDIKALISASI – MEDICALIZATION OF SOCIETY

Semua bermula dari keseriusan saya melihat iklan di televisi, (biasanya saya selalu melewatkan bagian ini) sembari menemani keponakan kecil saya yang baru berusia satu tahunan dan sangat hobi nonton iklan.

Nyaris keseluruhan dari satu segmen iklan ternyata benar-benar “memanfaatkan” proses medikalisasi manusia, seperti yang dijabarkan oleh Dr. Tan Shot Yen pada bukunya DARI MEKANISASI SAMPAI MEDIKALISASI
Tinjauan Kritis Atas Pereduksian Tubuh Manusia dalam Praktek Medis yang pernah saya review sebelumnya di blog ini. Continue reading

REVIEW BUKU DR. TAN SHOT YEN (2)

Buku ini saya dapatkan menjelang akhir puasa. Benar-benar buku yang bagus sebagai “sangu” mudik, mendekati akhir puasa di mana kita akan kembali pada fitrah, sebagai manusia seutuhnya; independen dan sudah seharusnya menghargai diri kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang sempurna.

cover dr tan-2

Buku “DARI MEKANISASI SAMPAI MEDIKALISASI – Tinjauan Kritis Atas Pereduksian Tubuh Manusia dalam Praktek Medis” ini merupakan isi Thesis Magister Dr. Tan Shot Yen di Sekolah Tinggi Filsafat Drijarkara. Tak heran, karena merupakan sebuah tulisan ilmiah, maka banyak sekali ulasan-ulasan di buku ini yang membuat awam kesulitan untuk mengerti, dibandingkan dengan buku sebelumnya, “SAYA MAU SEHAT dan SEMBUH”. Apalagi saya pun menemukan buku ini digolongkan pada katalog rak buku bidang Kedokteran, bukan Kesehatan/Umum. Continue reading

SEMINAR BODY & SOUL DETOXIFICATION – Dr. TAN

Body and Soul Detoxification? Siapa yang tidak ingin badan sehat lahir batin? Karena tubuh mempunyai kekuatan untuk menyembuhkan, dengan sedikit tuntunan dan penjelasan, maka kondisi kesehatan holistik akan dapat tercapai.

//www.aqualitytouchinfo.com/wp-content/uploads/2009/04/healing Continue reading

DIMANA BELI BUKU?

Banyak sekali yang menanyakan diman membeli buku Dr. Tan Shot Yen dan Hiromi Shinya, MD.
Saya rasa kalau di toko buku besar seperti Gramedia atau Trimedia, mestinya masih ada. Jika anda berdomisili di Surabaya, saya sarankan beli di jaringan toko buku TogaMas. Stok masih ada, plus diskon sekitar 15%.

Tapi kalau di kota lain dan merasa kesulitan, anda bisa sms ke 0811300432, akan saya kirimkan atau hubungi saja penerbitnya :

Tan Shot Yen – Penerbit Dian Rakyat Jl. Rawagelam I/4 Pulogadung telp. 021-4604444
Hiromi Shinya – Penerbit Qanita / Mizan Jl Cinambo 135 Ujung Berung Bandung telp. 022-7834310

Mudah-mudahan bisa membantu!

MEMOTIVASI BAYI BELAJAR MAKAN

Ada banyak pertanyaan yang menggelitik saat saya surfing ke Yahoo Answer! Beberapa dari jawaban yang saya pernah berikan, mendapat vote tertinggi padahal topik yang ditanyakan kadang-kala begitu sederhana namun seringkali menjadi masalah besar dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu contohnya, pertanyaan ini :

“Mengapa anak usia 15 bulan masih belum mau mengunyah? Tidak mau makan nasi? Padahal giginya sudah banyak yang tumbuh?”

Pertanyaan ini mau tak mau membuat saya tersenyum. Masalah makan tampaknya kian hari kian memusingkan ibu-ibu muda, yang – tentu saja – hampir-2 tak punya waktu bagi bayinya karena sibuk bekerja. Jalan pintas diambil. Mengkonsumsi makanan bayi “siap saji” (bukan hanya orang dewasa saja lhooo, yang makan “fastfood”) baik berupa makanan instan dalam kaleng (kok kedengarannya kayak makanan kucing? :oops:) maupun makanan cair yang sudah diformulasi “khusus” bagi bayi. Continue reading

REVIEW BUKU Dr. TAN SHOT YEN (1)

“Saya Pilih SEHAT dan SEMBUH”

Kalimat itu mungkin selalu berada di kepala tiap pasien, namun tidak semua pasien bisa menyatakannya dengan lugas di hadapan dokternya. Entah kenapa, yang namanya sesi KONSULTASI di dalam ruang praktek dokter sekarang tak ubahnya dengan bicara pada koki atau chef. Si pasien duduk diam diperiksa dan sesekali menjawab pertanyaan standar, kemudian sang dokter mulai mencoret-coret resep yang daftarnya nggak kalah panjang dengan jumlah bumbu masakan RAWON!

Continue reading